Melodi
Kisah Kasih
Mendekap kesunyian jiwa
Membeku di antara puing-puing masa lalu
Masih ingatkah kau dengan deklarasimu?
Deklarasi sang maha raja dewa dewi
Meski sesederhana
cinta pragma
Tetapi bermakna
samudra!
Di mana engkau dewi
melodi?
Aku menunggumu
dengan ikatan suci
Meski cinta ini
tak setinggi gelagah
Namun tajamnya
cinta seperti panah!
Menusuk ke dalam
hati dengan serapah
Menjadi pemantik
gejolak amarah!
Wahai sang dewi
melodi
Paras wajahmu
menuntunku bertekuk lutut denganmu
Aku sangat
merindukanmu
Sampi ku lupa
dengan takdirku
Hati ini, membahana menyambut kedatanganmu
Janganlah kau gusar untuk kembali ke
tempat asalmu
Tepati deklarasimu dahulu!
Hinga aku tak dapat menolak kehadiranmu!
Engaku dewi!
Seperti sepucuk
duri dalam daging
Bergegaslah
kembali dalam deklarasimu
Atau
Atau, berkirailah
engaku dari sini!
Slafi Bayu
Klaten
Tidak ada komentar:
Posting Komentar