Ditimang Alun Asmara
Aku
kena si bengang
Tak
tahu harus mengadu
Ku
coba melenyapkan kau dalam pikiran ini
Usaha
ini tidak pernah bersahabat, selalu dan selalu menggantang asap
Lenyaplah
sudah kau di ujung pandangan
Kenapa
kau berjantung pisang!
Binta,
Binta, Binta!
Kau
telah mencepol hatiku
Tetapi
kau membuangnya dengan hina
Atas
dasar dari apa kau berpaling?
Ataukah
diri kau lupa,
Lupa
dengan janji-janji gombal kau dulu
Di
mana jiwa setia kau Binta?
Atau
hanya omong kosong kau belaka
Kau
telah berduta!
Kau
telah menista!
Apa
yang hendak kau cari kini?
Mungkin
hanya aku yang sering melamunkan kau
Ya,
hanya aku saja!
Terlalu
bodoh aku menaruh hidup dengan kau
Ya,
hidup ini ada rotan ada duri
Begitupun
dengan ikatan ini
Ada
ubi ada talas, ada budi ada balas
Ingatlah
Ingatlah
itu wahai Bintaku
Slafi Aji Bayu
Klaten
Tidak ada komentar:
Posting Komentar